tetapi kau, sebagaimana jejalanan
tetap harus memiliki lurus jalan
dan tujuan dan pulang.

tambakberas, 2021.
DEBAR AKHIR DESEMBER
pada debar akhir desember
kau kutuk jejak yang membuat
dekat pada jalan menuju getir
januari yang sepi dari memiliki.
angan-angan telanjur jadi beku
desember telah membuat kepal
tanganmu dingin dari ingin—
menggengam erat kekosongan.
pada hitungan ke sekian lorong-
lorong itu bakal tercipta
menarik lelangkahmu menuju
sebuah samar pada mata nanar.
kelak kau saksikan angan
dan ingin berkelindan menempel
pada wajah-wajah letih dan sedih
yang membuatmu trenyuh, ingatlah!
tak ada satu pun dari ucapanmu
bisa membuat segala yang kau lihat
dan kau dengar dari wajah-wajah itu
mewujud. tak ada satu pun!
kau tahu, ucapan—terlebih janji—
lebih suka membohongi!
