bahwa harus melewati takut untuk berani,
harus melewati setan untuk sampai
kepada tuhan, harus melewati susah
untuk hari depan yang wah.
kepalkan tanganmu, kuatkan kakimu,
dan terus berjalanlah!

PERONDA
—buat MB Fikrul Fahmy
di hadapan komputer
bunyi tuts lebih nyaring
dari riuh alarm dan dengkur.
dan di sana geleng kepala ialah
putar kipas, kepadanya
ia berkata, “istirahatlah!”
pada ceruk matanya
segelas kopi telah jadi insomnia
yang terpaksa tabah dinikmati.
ia bukan pekerja dan
gaji adalah yang alpa dari minta
sebab sami’na lebih utama.
2022.
MENUJU-MU
menujumu adalah perjalanan jauh yang kutempuh
perlu kukaji berulang kali rambu-rambu di kanan kiri
perlu kuukur kedalaman-tebal kanan kiri gawir jurang.
telah kutanggalkan jubah kecewa dan sedih
yang mungkin bakal membuatku ditolak penjaga.
telah kusiapkan jembar dada untuk segala cinta.
