Menurutnya, plagiasi merupakan tindakan yang tidak beradab karena mencuri kekayaan intelektual seseorang. Maka, ia mememinta kepada mahasiswa yang cerdas dan agamis menghindari plagiasi.
Senada, Efendi juga mengatakan bahwa ada beberapa kriteria untuk menjadi seorang penulis. “Penulis itu harus bersikap jujur, menghindari plagiasi, bebas dari pemalsuan data, memenuhi kode etik penulisan, tidak boleh menulis artikel yang menyesatkan, dan menjunjung tinggi harkat dan martabat pendapat orang lain,” paparnya.

Menulis, menurutnya, hakikatnya adalah menuangkan ide atau gagasan agar apa yang disampaikan dapat dipahami oleh pembaca sekaligus dapat memberikan jalan kebenaran. Sehingga pembaca dapat mengambil hikmah dan manfaat dari hasil membaca dan mengkaji bacaan yang kita tulis.
Seminar dimoderatori Ilyas Ali Akbar, aktivis kampus, khususnya di Unit Kegiatan Mahasiswa Asyfika, ini diikuti tidak kurang dari 250 peserta. Mereka cukup antusias dalam mencermati teknis-teknis kepenulisan makalah yang disampaikan. Terbukti seluruh peserta mengikuti acara seminar kepenulisan ini hingga selesai. Sedianya, acara seminar kali ini akan dilaksanakan jam 08.00 (sesuai undangan), namun karena satu dan lain hal baru dimulai hingga jam 09.00 lebih.
