HUJAN MENIKAM LUKA
titik hujan setajam alismu,
menembus jantung hati, pecah air laut
pada helai kedipmu yang paling pijar

hujan masih berpendar,
ketika merah senja selendang kabut
ketika riuh luka teriak munajat
ketika lekuk mimpi berlipat
cerita tanah ini, Tuan!
telah diseduh hujan air mata
disekap luruh daun kamboja
memerah perih dihunjam luka
Tuan, kidung ini tetap sunyi!
sepekat mimpi,
jantung malam pun berkobar hujan
di pelepah hujan purba,
seikat bunga menyala, cahaya berpijar
jebak beku selimut bara
Madura, 11012021.
