“Syiar Ramadan UI hadir untuk meningkatkan kreativitas, daya inovasi bagi mahasiwa, sivitas akademika dan para seniman, sehingga UI yang unggul impactful dapat di rasakan oleh masyarakat Indonesia,” ujar Kang Zastrouw, panggilan akrabnya.
Dia juga menegaskan bahwa bahwa Ramadan tidak hanya dimaknai sebagai ritual keagamaan, tetapi juga sebagai ruang kebudayaan yang mempertemukan nilai-nilai spiritual dengan tradisi masyarakat.

Tadarus Seni berjalan dengan sangat meriah, baik dari penonton yang hadir secara langsung di Auditorium Direktorat Kebudayaan UI hingga siaran langsung pada kanal youtube Direktorat Kebudayan UI.
