Tafsir Kontekstual, Mencari Solusi dari Al-Qur’an

Dengan realitas seperti sekarang ini, kejahatan seakan tidak menampakkan pelakunya, ketertindasan di mana-mana, keadilan semakin kehilangan nilanya, dan lain sebagainya. Pendidikan pun demikian, esensinya telah hilang, hanya diberlakukan secara administartif-konvensional. Bahkan, nilai atau ijazahnya pun dapat dibeli dengan uang.

Maka, di sini peran Al-Qur`an beserta tafsirannya bukan untuk mengabsahkan realitas, bukan untuk mengecam suatu kaum. Namun, untuk mengubah realitas tersebut. Memberi sinaran etik-moral pada masyarakat.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Prinsipnya bukanlah hanya teks semata, melainkan teks dapat digunakan sebagai prinsip inspirasi utama dalam agenda pembebasan dan hidup yang lebih berkeadilan serta membawa manusia pada kehidupan yang lebih damai dan sejahtera.

Dengan itu, maka citra negatif yang sering dialamatkan pada Islam pun dapat sirna. Visi Islam pun dapat dicapai, yakni Islam Rahmatan lil `Alamin.

Referensi:
Hanafi, Hassan, 1988, Dirasat Islamiyah, Kairo: Maktabah Anglo Mishriyah.

Tinggalkan Balasan