Demokrasi kita ramai. Suaranya keras. Gesturnya meyakinkan. Tapi sering kali, pikirannya kosong. Kita lihat, terutama di medsos, banyak orang berdebat dengan penuh emosi, namun miskin…
View More “Mens Rea” dan Kewajiban BerpikirPopuler
“Mens Rea” dan Kewajiban BerpikirDemokrasi kita ramai. Suaranya keras. Gesturnya meyakinkan. Tapi sering kal...
Akankah Tradisi Keilmuan di Pesantren Tergeser?Perkembangan kajian keislaman di ruang digital dalam beberapa tahun terakhi...
Pramugari Palsu dan Fenomena Pretensi SosialBanyak orang bertanya apakah fenomena kepura-puraan identitas sosial—sepert...
Anti-Burnout dengan Jalur LangitDunia hari ini adalah sebuah mesin raksasa yang tidak pernah tidur. Di bali...
Isra Mikraj dan Diplomasi LangitSyaikh Ahmad al-Marzuki, dalam lima bait monumentalnya pada kitab Aqidatul...
Trending
“Mens Rea” dan Kewajiban BerpikirDemokrasi kita ramai. Suaranya keras. Gesturnya meyakinkan. Tapi sering kal...
Isra Mikraj dan Diplomasi LangitSyaikh Ahmad al-Marzuki, dalam lima bait monumentalnya pada kitab Aqidatul...
Isra Mikraj dan Pembentukan Kesadaran KemanusiaanPeristiwa Isra Mikraj merupakan salah satu episode paling penting dalam sej...
