Setiap akhir pekan, Ali selalu ingin pergi keluar dari pesantren. Hal itu sudah ia coba selama dua tahun sejak pertama masuk pesantren di kampung Babakan.…
View More Di Balik Tembok PesantrenPopuler
“Mens Rea” dan Kewajiban BerpikirDemokrasi kita ramai. Suaranya keras. Gesturnya meyakinkan. Tapi sering kal...
Pramugari Palsu dan Fenomena Pretensi SosialBanyak orang bertanya apakah fenomena kepura-puraan identitas sosial—sepert...
Akankah Tradisi Keilmuan di Pesantren Tergeser?Perkembangan kajian keislaman di ruang digital dalam beberapa tahun terakhi...
Anti-Burnout dengan Jalur LangitDunia hari ini adalah sebuah mesin raksasa yang tidak pernah tidur. Di bali...
Trending
“Mens Rea” dan Kewajiban BerpikirDemokrasi kita ramai. Suaranya keras. Gesturnya meyakinkan. Tapi sering kal...
