Transformasi Digital dan Generasi Masa Depan Santri

Kembali lagi pada pembahasan tahun 2030, saya mengira, di mana kerja membajak, menanam padi, memotong kayu, menanam jagung, mengangkut padi dari sawah, dan pekerjaan-pekerjaan petani lainnya bisa saja nanti akan terjadi menggunakan aplikasi online tanpa harus sibuk mencari buruh kerja ke sana-kemari. Tinggal klik pesan besok datang memenuhi panggilan. Karena apa? Generasi Z saya kira sudah bisa meniru Larry Page dan Sergey Brin sebagai pencetus Google untuk berkolaborasi di biro network Google itu untuk membuat aplikasi kesejahteraan.

Generasi Alpha tidak bisa lepas dari itu semua. Dan kita generasi milenial mau apa kalau apa yang penulis bahas akan benar-benar terjadi? Lalu siapakah yang pantas menekuni tugas ini, santi, sarjana petani, para pembaca sekalian kalau fokus dan peduli pada lingkungan, saya kira bisa mencapai tujuan.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Jadi apapun yang terjadi, kita ini tidak akan lepas dari hukum sebab akibat. Jika makan maka kenyang. Jika menanam akan panen. Pertanyaannya adalah mau berubah atau malah diam tanpa suara? Jawaban yang visioner itu ada pada diri santri yang mau belajar dengan memompa semangat berpikir ke arah kemajuan.

Pangabasen, 16 Juli 2022.

One Reply to “Transformasi Digital dan Generasi Masa Depan Santri”

Tinggalkan Balasan