Gara-gara virus Corona, jumlah santri yang mendaftar Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) dari Kementerian Agama (Kemenag) tahun 2019/2020 menurun drastis dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Hingga penutupan PBSB Jumat (15/5), tercatat 676 santri dari 568 pesantren yang mendaftar dan telah melengkapi persyaratan serta mengirimkan portofolio. Tahun sebelumnya, jumlahnya bisa mencapai ribuan.
Dalam keterangannya, Pelaksana Tugas Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama (Kemenag) Imam Safe’i menyebutkan, dari 676 santri tersebut, sebanyak 91 santri memilih studi Takhassus Tafsir dan Ilmu Tafsir di Ma’had Aly As’adiyah Sengkang, 148 santri memilih Takhassus Hadits dan Ilmu Hadits di Ma’had Aly Hasyim Asyari Jombang, dan 63 santri memilih Takhassus Fiqih dan Ushul Fiqih di Ma’had Aly Kebonjambu Cirebon. Kemudian, terdapat 96 santri memilih Takhassus Fiqih dan Ushul Fiqih di Ma’had Aly Salafiyah Syafi’iyah Situbondo dan sebanyak 278 santri ambil pilihan studi pada Universitas di Maroko.

