PERJAMUAN AJAL
Andai kematian bertamu ke rumahku
Apakah ia akan mengucap salam
Atau mengetuk pintu
“Permisi, hendak kucabut nyawamu!”
Begitulah kiranya seorang tamu menyapa

Pertama-tama, marilah kita membaca doa
Kedua, seruput dulu segelas kopi
“Pahit sekali!”
Begitulah rupanya tuan rumah terhadap takdirnya
Ketiga, habiskan nasi dan lauknya
“Aku tak pernah memakan ini semua”
Begitulah nasib yang harus aku terima
Biarkan aku mengambil wudu
Dan biarkan aku bersiap dahulu
Apakah kau sedang terburu-buru?
Tak bisakah kau sebagai tamu menunggu?
“Baiklah, lekas dan bersiaplah, akan kutunggu”
Aku sudah siap
Segala jasad dan ruhku tegap
Kubangun kuda-kuda kokoh
Di pangkal tenggorokan
Allah!
Allah!
Allah!
Akankah aku menemukan-Mu di surga?
Apakah Kau akan menghukumku di neraka?
Apakah kematian bisa membuatku terbang ke angkasa?
Lampung, Agustus 2022.
ilustrasi: kompasiana.
