Namun, sangat menyedihkan di sekolah-sekolah di era modern ini Bahasa Arab mulai tersisihkan oleh bahasa internasional yang lain, padahal mayoritas penduduk Indonesia adalah beragama Islam, sehingga mengakibatkan keadaan umat Islam jauh dari syariatnya.
Karena itu, dulu Imam Syafi’i mengharuskan setiap muslim untuk belajar Bahasa Arab. Iman Syafi’i mengatakan: “Manusia menjadi buta agama, bodoh, dan selalu berselisih paham lantaran mereka meninggalkan Bahasa Arab, dan lebih mengutamakan konsep Aristoteles,” (Siyaru A’lamin Nubala, 10/74).

Ungkapan Imam Syafi’i menunjukkan adanya peminggiran bahasa kebanggaan umat Islam. Sedandainya Imam Syafi’i menyaksikan kondisi umat saat ini terhadap redupnya Bahasa Arab, tentu saja keprihatinan Imam Syafi’i akan semakin memuncak.
Tidak perlu adanya keraguan lagi terhadap Bahasa Arab, sebab bahasa Arab telah menjadi sarana dalam menuntut ilmu pengetahuan, meningkatkan daya pikir seseorang lantaran dalam Bahasa Arab terdapat susunan bahasa yang indah.
Wallahu Alam.
