Kata-kata “duniasantri” masih baru bagi saya. Insyaallah berkisar dua mingguan, yang berawal dari pencarian sebuah makalah tentang tokoh muslim melalui mesin Google. Entah kenapa, kasil klikan mengarah ke web duniasantri.co, lantas saya meneruskan untuk membacanya.
Selidik demi selidik, ternyata berbagai konten di dalamnya sangat menarik, mulai dari biografi kiai lokal hingga sekaliber KH Hasyim Asy’ary. Selain itu, web tersebut mem-publish berbagai opini, cerpen, hingga humor yang menarik untuk dibaca.

Dengan platform yang sangat lengkap itulah akhirnya saya memutuskan untuk mendaftarnya melalui ponsel. Dengan pendaftaran yang sangat singkat, saya pun juga bisa mengirim tulisan melalui web tersebut. Maka di sinilah web yang tersedia insyaallah saya akan gunakan untuk memberikan secercah cahaya yang insyaallah akan mewarnai laku kehidupan komunitas masyarakat Indonesia hingga komunitas muslim luar negeri.
Merunut sejarah dakwah dalam dunia Islam sebenarnya seumur dengan keberadaan manusia. Namun, dari masa ke masa “dakwah” mengalami revolusi besar. Misalnya, pada masa Nabi dakwah diterapkan dari rumah ke rumah, hingga akhirnya di saat ada di Madinah dakwah mulai mengalami perubahan dari sisi metode, yaitu dengan cara “terang-terangan.”
Membaca sejarah dakwah di Indonesia dari masa ke masa juga mengalami perkembangan yang sangat signifikan. Misalnya, dakwah pada masa Wali Songo dengan kendurinan hingga wayang kulit yang digagas oleh Sunan Kalijaga. Itu semua merupakan sebuah metode yang digunakan mereka.
