Menurut Sekretaris Panitia, Munawara, pada Kamis, workshop tentang penulisan kreatif menghadirkan narasumber yang kompeten di bidang penulisan kreatif. Untuk penulisan opini atau artikel ilmiah popular, misalnya, narasumbernya adalah Hilmi Faiq, sastrawan yang juga redaktur senior Harian Kompas.
Sementara, untuk penulisan kreatif bidang fiksi, yang akan hadir sebagai narasumber adalah Gol A Gong, penulis fiksi yang sangat popular di Tanah Air. Kepada para santri, Gol A Gong akan memberikan materi seputar teknik menulis fiksi mini. Tujuannya, agar para santri memiliki kemampuan menulis fiksi secara pendek dan bisa mengangkat tema-tema cerita di sekitar kehidupan santri dan pesantren.

Selain itu ada sastrawan asal Madura yang akan berbagi ilmu kepenulisan, Raedu Basha. Raedu Basha yang juga seorang santri ini akan hadir untuk membawakan materi etnografi sastra. Kepada para santri, Raedu Basha akan memberikan materi seputar bagaimana menulis karya sastra, entah puisi atau prosa, yang didasarkan pada hasil penelitian etnografi.
“Dengan menghadirkan narasumber yang kompeten di bidang penulisan kreatif, kami berharap para santri semakin kreatif dan produktif dalam menggeluti kepenulisan,” ujar Rara, panggilan akrab pengelola media tebuireng online ini.
Pada hari berikutnya, Jumat 22 Agustus 2025, materi workshop sepenuhnya tentang penulisan jurnalistik. Pematerinya adalah Mukhlisin, penanggung jawab situs web www.duniasantri.co dan Munawara dari tebuireng online. Materinya berkaitan dengan teknik-teknik dasar penulisan jurnalistik dan pengelolaan media online.
