BIOGRAFI SINGKAT LUKA
sebelum airmata itu dituliskan
hujan dan angin lebih dulu
melepaskan pegangan daun-daun di halaman
tanpa setetes pun getah tercipta.

kemudian senja mempertemukan
mata nanar dengan sebilah pisau kenangan.
mega bertanya, sebenarnya kesedihan ini
diciptakan untuk siapa?
yang ditinggalkan meminta sungai
mengalir di pipinya,
yang meninggalkan membiarkan ombak
menghantam tenteram dadanya.
dan pada akhirnya, air mata itu dituliskan
bersama layunya mawar di halaman.
Yogya, 2021.
