KEPADA IBU DI KAMPUNG
Dari sudut kota yang mengabur
Mengapakah senyummu tak pernah gugur
Tergambar setiap kali malam kehujanan
Nyala perapian bagi jantung yang kedinginan

Pabila sendirian
Selalu kutemukan kalimat baik untuk menemui kau
Meski dengan larik yang kacau
Kaulah bagiku segala kicau
Maka bolehkah aku menjadi hijau bagi pagimu
Menjadi doa untuk kangen yang terus tumbuh?
Yogyakarta, 2021.
MENDAKI
