HiIDUP I
Udara memeras
Hujan deras

Warna-warna itu
Jadi debu: abu-abu
Seiring napas
Tanah mengeras
Waktu berlalu
Jadi batu
Ditumpuk pasrah
Di tubuh cuaca
Mirip kata-kata
Yang tergesa-gesa
Saat membuka hari
Dan menutup puisi
Tulungagung, 2021.
HIDUP II
