Dari halaman sepi ke halaman sunyi
Aku menemukan tengah malam
: yang diam-tenang
Bintang-bintang bertaburan
Menjelma pertanyaan
Di ruang ingatan

Sepotong bulan melempar jawaban
Ke permukaan pikiran
Mendikte pagi
Menulis puisi
Meramal nasib hari
Supaya aku dan matahari
Tetap terbit kembali
Tulungagung, 2021.
HIDUP III
Tetapi tidak dengan hanya berperang
Cara mengetahui seberapa kuat benteng iman
Yang terlihat begitu menawan padahal berawan
Seperti keinginan yang mungkin hanya permainan
“Kita memang harus terus bergerak searah pikiran”
Kepada mata, ia bergantung tetapi malah bingung
Kepada hidung, ia merenung tetapi malah murung
Kepada mulut, ia mengadu tetapi malah berkeluh
Kepada tangan, ia beradu tetapi malah jauh
Ia berikrar memperbarui udara
di kota-kota dan beberapa kata
seperti burung yang baru keluar sangkar sendirian
mengikuti arah angin yang berubah-ubah: keyakinan
