Jumlah santri yang meninggal karena diduga terpapar virus Corona bertambah. Jika sebelumnya seorang santriwati di Cilacap menjadi korban, kini santri di Singkawang, Kalimantan Barat, dinyatakan meninggal dengan status pasien dalam perawatan (PDP) Corona. Santri tersebut diketahui berjenis kelamin pria, berusia 12 tahun. Ia dikabarkan baru pulang mondok dari salah satu pesantren di Madura, Jawa Timur.
Santri tersebut meninggal saat dalam perawatan di RSUD Abdul Aziz Singkawang pada Kamis (2/4/2020) pagi. Kepada Antara, Direktur RSUD Abdul Aziz Singkawang, Ruchanihadi, membenarkan kabar tersebut. “Pasien tersebut berjenis kelamin laki-laki berusia 12 tahun, yang mana pasien ini sebelumnya pernah mondok di Madura, Jawa Timur,” kata dia.

Pasien yang meninggal ini, katanya, sebelumnya punya riwayat mondok di Madura selama dua bulan. “Saat berada di Madura, pasien ini sudah mengalami gejala demam dan batuk selama kurang lebih dua bulan,” ujarnya.
Namun, dalam seminggu terakhir, kondisi pasien tersebut mengalami penurunan dengan sangat cepat. Pasien mengalami penurunan kesadaran bahkan sesak napas. “Tapi sampai saat ini kita masih menunggu hasil Lab untuk mengkonfirmasi apakah pasien yang meninggal ini positif atau negatif Covid-19,” katanya.
