Di era mutakhir ini, polemik perihal isu agama kembali menjadi atensi hangat di kanca nasional. Berbagai argumentasi bukan hanya diutarakan oleh kalangan minoritas atau kaum awam, pedalaman, yang sudah pasti lekat dengan budaya atau ritual turunan dari nenek moyang meraka. Tetapi, isu perihal agama tersebut sudah diperbincangkan justru menjadi bahan diskusi oleh kaum mayoritas, orang perkotaan, yang tentu pula memiliki banyak pemahaman tentang keyakinan dalam beragama.
Fenomena tersebut perlu disikapi secara bijak, seperti yang dilakukan oleh M Quraish Shihab, dengan memberikan jalan terang terhadap isu-isu agama yang semakin berkeliaran tak beraturan. Terkait problem yang mengguncang peradaban manusia dengan memanasnya persoalan agama, mufasir kebanggaan Indonesia ini mencoba menguraikannya dengan santai dalam buku barunya yang dicetak ulang dengan judul Islam yang Disalah-Pahami.

Dalam buku ini, M Quraish Shihab menjelaskan dan menyelesaikan problem agama dengan bijak tanpa menyalahkan orag-orang yang selalu berpadangan ekstrem terhadap agama yang dianutnya.
Seolah, dengan kehadiran buku ini, karangan ayah dari Najwa Shihab ini ingin menyampaikan pemahaman yang lugas dan memberikan ketegasan secara komprehensif, bahwa agama Islam adalah agama yang indah dan ramah terahadap agama lain.
