Etika Komunikasi dalam Al-Quran

Manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan antara yang satu dengan lainya. Sudah menjadi fitrah, Allah menciptakan manusia berbeda-beda agar saling mengenal satu sama lain. Karena itu, derajat manusia sama di sisi Allah. Yang membedakan hanya tingkat ketakwaan. Jika manusia melakukan kesalahan, maka sepantasnya untuk mendapat hukuman. Dan sebaliknya, memperoleh ganjaran bila melakukan kebaikan.

Dalam Al-Quran telah digariskan adanya nilai-nilai positif yang harus dilakukan, dan negatif yang semestinya dihindarkan. Termasuk dalam berkomunikasi. Dalam hal ini, etika sangat penting guna menghasilkan hubungan timbal balik antara dalam komunikasi antarsesama.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Dengan etika, hubungan akan terjalin harmonis. Misalnya, jika muncul sikap saling menghargai dan saling memahami karakteristik seseorang, maka komunikasi akan terbangun dengan baik, terjalin dengan harmonis.

Dalam hal ini, Al-Qur’an telah memberikan pedoman yang diharapkan bisa menjadi panduan beretika dalam berkomunikasi. Islam selalu mengajarkan untuk berkomunikasi secara beradab, penuh penghormatan terhadap orang lain.

Etika komunikasi dalam Islam harus didasarkan pada prinsip-prinsip yang bersumber dari Al-Quran dan As-Sunnah. Kita harus menjadikan keduanya fondasi dasar untuk bertindak, berpikir, dan berbicara dalam kehidupan sehari-hari.

Allah berfirman dalam Q.S. An-Nisa:148-149 yaitu:

Tinggalkan Balasan