ABA, KITA TIDAK ASING

HAMPIR IBU

aku hampir
melupakan tragedi
semalam suntuk itu, mimpi kedua sehabis ibu

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

tapi kali ini setuju
dan berusaha
merangkai mimpi
meski tak kutahu pastinya

dan di akhir scene
aku juga benar-benar menambal
yang tersisa dari perapian-perapian.

Langkap, 2025.

MEMILIKI RINDU

bila mana batin masih murung

di gerbang rantau, aku bayangkan selonjoran ibu lebih dedah

ke langit terbuka dan tertutup sangat getar dada

barangkali ia ibu meyakini debaran adalah cara mengenang masa itu lebih halus menyembunyikan dirinya sendiri

dan bila mana batin masih bisa menggenggam
atas nama-nama tangan rapal
seketika pohon bisa kembali cagak, pesan ayah.

“bumi dan waktu memiliki rindu” ibu melanjutkan

maka ada kesempatan
menambal tragedi
yang mencoreng muka.

Langkap, 2025.

ilustrasi: melika

Tinggalkan Balasan