AGAMA BERHALA

2024.

AGAMA CANDU 2

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

orang-orang kota itu
telah mengisap candu
orang-orang fanatik membela sesuatu
padahal itu jelas-jelas musyrik

“Tuhan saja tidak perlu dibela,” kata Gus Dur
mengapa orang-orang buta
membela mati-matian tokoh panutannya
padahal jelas-jelas ia bersalah
secara akidah dan hukum negara

pemimpin mereka berkata;
“agama harus di atas konstitusi”
padahal ini negara demokrasi
bukan negara khilafah

mereka mengatasnamakan Tuhan dan nabi
tapi perilaku memperkaya diri
mereka bahkan mengaku
lebih baik dari orang pribumi
padahal mereka pendatang bukan asli

mereka menjadi seolah hakim
seolah tuhan itu sendiri
mereka mengkafirkan yang lain
seolah paling suci sendiri

inikah agama candu
yang diramalkan itu?

2024.

AGAMA CANDU 3

berhala-berhala dibangun
di dalam dada mereka

uang, pangkat, jabatan, kekuasaan politik
semua seolah tidak bisa dibedakan lagi

jika agama jadi lencana, kata Rendra
maka keruhlah agama, kikislah agama

kita bukannya manjadi maju
tapi mundur jauh ke masa lalu

mestinya kita mencontoh abad ketujuh
di mana Islam mengembangkan ilmu pengetahuan

bukannya mengembangkan sentimen
atau taklit buta pada suatu paham

jika kita tidak keluar dari tempurung khayal
maka kita bakal jatuh kepada sesal

seperti para pecandu yang hilang akal
hidup mereka benar-benar penuh kehampaan

padahal agama mestinya membimbing kita
berjalan menuju kebahagiaan, bukan jahanam!

2024.

DI HADAPAN KOLONIAL 

bangsa-bangsa damai
bangsa-bangsa ramai
bangsa-bangsa kaya alamnya
bangsa-bangsa dunia ketiga

jangan mau kalian diteror oleh kebodohan
jangan mau jadi lebih hina dari binatang
tanahmu telah ditumpahi darah pejuang
jangan jadikan dirimu budak orang pendatang

jangan cuma diam mendengar khotbah-khotbah
yang membuatmu tambah miskin dan gelisah
tambah terasing dari negeri sendiri, tambah susah
bacalah sejarah, bacalah pengetahuan dunia

jika mereka ingin merampas jiwamu
hentikan itu dengan akalmu
jika mereka ingin menguasai tanahmu
lawanlah dengan ilmu dan kepalan tanganmu

jangan pernah takut, jadilah seperti pejuang
gagah di hadapan kolonial
jadilah seperti Walisongo, seperti Soekarno
seperti tokoh-tokoh hebat lainnya

Tinggalkan Balasan