2024.
AGAMA CANDU 2

orang-orang kota itu
telah mengisap candu
orang-orang fanatik membela sesuatu
padahal itu jelas-jelas musyrik
“Tuhan saja tidak perlu dibela,” kata Gus Dur
mengapa orang-orang buta
membela mati-matian tokoh panutannya
padahal jelas-jelas ia bersalah
secara akidah dan hukum negara
pemimpin mereka berkata;
“agama harus di atas konstitusi”
padahal ini negara demokrasi
bukan negara khilafah
mereka mengatasnamakan Tuhan dan nabi
tapi perilaku memperkaya diri
mereka bahkan mengaku
lebih baik dari orang pribumi
padahal mereka pendatang bukan asli
mereka menjadi seolah hakim
seolah tuhan itu sendiri
mereka mengkafirkan yang lain
seolah paling suci sendiri
inikah agama candu
yang diramalkan itu?
2024.
AGAMA CANDU 3
berhala-berhala dibangun
di dalam dada mereka
uang, pangkat, jabatan, kekuasaan politik
semua seolah tidak bisa dibedakan lagi
jika agama jadi lencana, kata Rendra
maka keruhlah agama, kikislah agama
kita bukannya manjadi maju
tapi mundur jauh ke masa lalu
mestinya kita mencontoh abad ketujuh
di mana Islam mengembangkan ilmu pengetahuan
bukannya mengembangkan sentimen
atau taklit buta pada suatu paham
jika kita tidak keluar dari tempurung khayal
maka kita bakal jatuh kepada sesal
seperti para pecandu yang hilang akal
hidup mereka benar-benar penuh kehampaan
padahal agama mestinya membimbing kita
berjalan menuju kebahagiaan, bukan jahanam!
2024.
DI HADAPAN KOLONIAL
bangsa-bangsa damai
bangsa-bangsa ramai
bangsa-bangsa kaya alamnya
bangsa-bangsa dunia ketiga
jangan mau kalian diteror oleh kebodohan
jangan mau jadi lebih hina dari binatang
tanahmu telah ditumpahi darah pejuang
jangan jadikan dirimu budak orang pendatang
jangan cuma diam mendengar khotbah-khotbah
yang membuatmu tambah miskin dan gelisah
tambah terasing dari negeri sendiri, tambah susah
bacalah sejarah, bacalah pengetahuan dunia
jika mereka ingin merampas jiwamu
hentikan itu dengan akalmu
jika mereka ingin menguasai tanahmu
lawanlah dengan ilmu dan kepalan tanganmu
jangan pernah takut, jadilah seperti pejuang
gagah di hadapan kolonial
jadilah seperti Walisongo, seperti Soekarno
seperti tokoh-tokoh hebat lainnya
