Ajang Pembuktian Bakat Santri di OSN 2024 Resmi Ditutup

Ia juga menyinggung kebijakan pemerintah, termasuk UU Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren, yang memberikan landasan hukum bagi keberadaan pesantren. Selain itu, peringatan Hari Santri Nasional yang berakar pada fatwa Resolusi Jihad Hadratus Syaikh KH Hasyim Asy’ari dinilai sebagai pengingat akan kontribusi besar santri dalam sejarah perjuangan bangsa.

Dalam kesempatan yang sama, KH Ahmad Hasby Munif, mewakili panitia Harlah 1 Abad PP Al Falah, turut memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung suksesnya OSN 2024.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

“Kami bangga melihat semangat dan kerja keras para santri. Semoga ajang ini menjadi langkah awal untuk mencetak generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan siap berkontribusi bagi bangsa,” ucapnya.

Ia juga menyoroti tiga hikmah dari pelaksanaan OSN 2024: ukhuwah, sportivitas, dan keyakinan terhadap masa depan santri.

“Ajang ini mampu mempererat persaudaraan hingga ke Papua dan Sulawesi, menjaga sportivitas dengan tidak melibatkan santri PP Al Falah sebagai peserta, serta membuktikan bahwa masa depan pesantren cerah dengan kemampuan luar biasa para santri,” tambahnya.

Penghargaan Para Juara

Puncak acara malam itu adalah pengumuman pemenang dari berbagai cabang lomba. Enam finalis terbaik dari pesantren se-Nusantara mendapatkan hadiah ratusan juta rupiah dan tiket umrah gratis sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka.

Penyerahan penghargaan dilakukan secara simbolis oleh Dewan Hakim yang diwakili KH Nur Hannan, disusul oleh pengasuh PP Al Falah secara bergantian. Tepuk tangan meriah menggema dari peserta dan penonton, menandai rasa bangga atas pencapaian para juara.

Tinggalkan Balasan