Holding Bisnis
Bank Indonesia (BI), menurut Perry Warjiyo , akan terus memberikan dukungan untuk program pengembangan ekonomi dan bisnis pesantren, salah satunya yang sedang dicanangkan adalah holding bisnis pesantren. “Dukungan BI diberikan karena pesantren memiliki posisi strategis untuk menciptakan pasar mandiri. BI akan membantu pembentukan holding bisnis pesantren seluruh Indonesia,” katanya.

Pendirian holding bisnis pesantren ini, menurutnya, akan memberikan efek kuat pada pesantren-pesantren dengan volume bisnis yang lebih besar, terutama dalam negosiasi dengan mitra bisnis lain. Ia kemudian menjelaskan, strategi utama dalam pengembangan holding bisnis pesantren salah satunya melalui peningkatan akses dan penetrasi pasar serta peningkatan akses keuangan.
“Alhamdulillah, inisiasi pembentukan holding bisnis pesantren melalui Hebitren telah dilakukan melalui Deklarasi Jakarta yang merupakan deklarasi bersama 110 pesantren pada saat ISEF ke-6 tahun 2019,” ungkap Perry.
Holding bisnis pesantren ini, menurutnya, merupakan program penguatan kemandirian pesantren yang ditujukan untuk mendukung akselerasi ekonomi dari unit-unit usaha yang ada di pondok pesantren. Melalui pembentukan holding bisnis pesantren, menurut Perry, sektor usaha prioritas yang akan dikembangkan, antara lain pertanian terintegrasi, industri pengolahan makan, industri energi terbarukan, dan usaha syariah lainnya yang halal.
