Pada akhirnya, algoritma hanyalah rumus. Ia akan mengikuti pola pikir manusia. Jika santri mengisinya dengan ilmu dan akhlak, maka dunia digital pun akan menjadi pesantren besar yang menebar cahaya. Jadi, jangan takut pada algoritma—taklukkan ia dengan kejujuran, kendalikan ia dengan adab. Karena zaman boleh berubah, tapi satu prinsip tetap abadi: ilmu tanpa adab adalah kebutaan, dan adab tanpa ilmu adalah kerapuhan.
