“Kita me-launching satu wadah bernama Majelis Salakan, berharap menjadi wadah bagi para alumni, santri, dan simpatisan pondok pesantren untuk menggagas berbagai kegiatan yang mendukung program-program di Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa khususnya dan Annuqayah pada umumnya,” ujarnya.
Dikatakan juga, keberadaan majelis ini diharapkan bisa menjadi wadah persatuan dalam menjaga akidah Ahlussunnah wal Jamaah.

Acara itu juga dihadiri oleh beberapa masyaikh Pesantren Annuqayah, di antaranya KH Moh Salahuddin A Warist, pengasuh Pesantren Annuqayah daerah Lubangsa, KH Mohammad Ali Fikri, dan beberapa masyaikh lainnya.
