Alumni Annuqayah Ngaji Kitab Riyadhus Shalihin

“Salah satu visi dan misi PP Annuqayah adalah berdakwah dalam ketakwaan dan keimanan,” kata Kiai Hanif menjelaskan dalam pengantar Ngaji Kitab ini. “Kita harus menjaga keimanan ini hingga ajal tiba. Karena sebenarnya, seperti yang diungkapkan oleh KH Hashim Ilyas (alm), bahwa yang paling penting berkenaan dengan iman adalah saat ‘finish” (ajal menjemput). Bahwa ketika ajal tiba dan membawa iman, itu jauh lebih penting daripada saat kematian itu kita dalam keadaan mendustakan agama (kafir). Semoga kita semua termasuk dalam hamba yang husnul khatimah. Aamiin ya Robb!”

Selain itu, Kiai Hanif Hasan juga menyampaikan bahwa kita harus menjaga salat dan akhlak. Salat merupakan ibadah utama yang akan dihisab pada hari kiamat. Sedangkan, akhlak merupakan nilai sosial yang tidak boleh kita abaikan.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

“Setidaknya kita tidak melakukan kesalahan terhadap orang lain,” demikian Kiai Hanif menjelaskan. Ditambahkannya, kita tidak boleh abai dengan etika atau akhlak, karena sebenarnya kita tidak akan lepas dengan yang namanya kehidupan sosial. Kiai Hanif kemudian mengutip hadis Nabi, “Sesungguhnya aku (Muhammad saw) diutus untuk menyempurnakan kemualiaan akhlak.” (HR. Al-Baihaqi dari Abu Hurairah RA).

Itulah awal kegiatan Ngaji Kitab Riyadhus Shalihin, yang merupakan sebuah kitab yang terdiri dari hadis-hadis sahih. Kitab ini ditulis oleh Syaikhol Islam Abu Zakariya Muhyiddin An-Nawawi. Pengajian ini dihadiri oleh alumni Annuqayah di sekitar Kota Sumenep, Batuan, dan Kalianget. Diawali dengan salat ashar berjamaah, dipimpin oleh Kiai Hanif Hasan. Berakhir hingga sekitar jam 16.30 dari jam 15.00 WIB.

Tinggalkan Balasan