Dari bantuan bata yang disampaikan oleh IAA Batuputih, sebanyak 5 armada (truk) sudah sampai di lokasi Annuqayah. Jika dalam satu truk itu memuat 1.500 bata, maka secara keseluruhan bata yang sudah sampai di lokasi pembangunan sebanyak 7.500 bata. Sebuah jumlah yang tidak sedikit. Padahal masih ada lagi yang akan dikirim, namun karena masih terkendala cuaca maka untuk sementara dihentikan. Jika curah hujan sudah tidak terlalu deras, maka bantuan bata lainnya akan segera diangkut atau diantar ke lokasi sesuai dengan kebutuhan.
Dari kegiatan alumni ini dapat disimpulkan bahwa kita sebagai santri yang pernah belajar di Annuqayah memiliki rasa peduli terhadap kemajuan dan pembangunan pondok. Langkah kebersamaan untuk sama-sama memberikan sumbangsih kebermaknaan terhadap lembaga pesantren adalah suatu kebaikan bersama. Bersatu, bahu membahu berupaya untuk berperan serta dalam kemajuan lembaga yang pernah kita tempati untuk menimba ilmu.

Ketua IAA Baruputi Asnawi, yang juga menjabat sebagai Pengawas Madrasah, mengatakan, “Sumbangan ini sebagai wujud kepedulian kita (alumni) terhadap kemajuan lembaga untuk pembangunan penginapan wali santri di Annuqayah daerah Lubangsa.”
