Alumni KHAS Kempek Gelar “Sowan Bareng Lintas Angkatan”

Dalam sesi sambutan atas nama zuriyah PP. KHAS Kempek, KH Muhammad BJ menjelaskan soal ta’ashub atau fanatisme positif. Menurutnya, loyalitas seorang alumni terhadap almamater harus dipupuk sebagai bentuk penjagaan identitas. Hal tersebut merupakan hubungan antara santri dan bagian dari penyatuan dalam “nasab ideologi”.

“Kita semua merupakan bagian dari satu pohon silsilah pemikiran yang akarnya ditanam oleh para muassis (pendiri) Kempek. Mengetahui sejarah perjuangan mereka adalah cara kita merawat akar tersebut agar tetap kokoh menghujam ke bumi,” tegas KH Muhammad BJ.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Hal tersebut diperkuat oleh KH Mustofa Aqil Siroj dalam perspektif historis. Dikisahkan kembali fragmen kehidupan Sayyidina Hamzah bin Abdul Muthalib. Masuknya Hamzah ke dalam pangkuan Islam dipicu oleh rasa fanatisme nasab—ketidakterimaannya saat melihat Abu Jahal memperlakukan Rasulullah SAW dengan semena-mena.

Tinggalkan Balasan