Audiensi dan Silaturrahmi Bersama duniasantri.co

Indahnya, setiap catatan terhadap kesalahan ketik disambut dengan pembetulan yang begitu trengginas. Secepat mungkin dilakukan pembetulan. Tidak dengan gaya paling benar, membangun narasi argumentatif agar kesalahan dianggap benar. Tentu saya sangat apresiatif terhadap nilai semangat yang ada di duniasantri.co.

Selanjutnya, terkait dengan honor tulisan. Di awal-awal saya menulis setiap saya klaim honor langsung dikirim dalam waktu yang tidak lama. Namun saat ini, untuk klaim tulisan harus menunggu dengan jangka waktu yang cukup membosankan. Saya tidak tahu pasti kondisi keuangan duniasantri.co. Bisa jadi karena satu dan lain hal, maka transfer honor penulis menjadi agak terhambat. Bagi saya hal sedemikian tidak terlalu menjadi persoalan. Bahkan, tidak apa-apa dan tetap setia kepada laman kesantrian ini.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Kehormatan yang Menghormati

Sekitar Agustus 2025 saya mendapat undangan untuk menghadiri kegiatan yang dihelat oleh duniasantri.co. Sebuah kehormatan yang sangat menghormati. Padahal saya tidak terlalu pantas untuk mendapatkan kehormatan tersebut. Tetapi pimpinan duniasantri, Mukhlisin, punya penilaian tersendiri. Perkiraan saya karena saya sangat aktif menulis di laman kesantrian ini.

Dari kegiatan tersebut saya bisa bersitatap off line dengan banyak pakar kepenulisan. Saya bisa bertemu dengan pimpinan redaksi duniasantri.co, Mukhlisin. Saya juga bercengkerama dengan penulis kawakan dari Madura, Mahwi Air Tawar. Begitu juga saya bertemu dengan penyair sekaligus pimpinan pesantren, K. Raedu Basha. Dan masih banyak lagi orang-orang literal yang saya jumpai. Dan dari pertemuan itu saya bisa membuka diri bahwa eksistensi kepenulisan saya masih sangat mendasar. Allahu Akbar!

Saya belajar banyak dari pertemuan dengan penulis-penulis hebat. Kalau boleh, saya mau lho diundang lagi. He-he… Karena bukan saja undangan yang saya terima, tetapi juga ganti transport dan uang saku. duniasantri.co benar-benar memberikan penghormatan yang tidak terbatas.

Sebenarnya masih banyak yang ingin saya kisahkan. Tetapi waktu begitu membatasi. duniasantri.co telah memberikan pengalaman yang tidak bisa saya balas. Hanya ucapan terima kasih yang tidak terhingga. Semoga di Harlah ke-7 ini, duniasantri.co semakin memberikan manfaat kepada banyak orang.

Ke depan duniasantri.co semakin sukses dan mendapat tempat yang indah kepada masyarakat secara umum, dan kepada para santri secara khusus. Wallahu A’lam!

Keterangan foto: ziarah ke makam salah satu pendiri duniasantri, Bisri Effendy, 17 Agustus 2026.

Tinggalkan Balasan