Tapi temannya berkata
“Dulu kau bintang satu cakrawala dengan takdir
Tapi kini aspek hidupmu metodologi kegagalan
Kau perempuan dengan seratus duri di tubuhmu
Aku sebagai meteoroid dia asteroid
Dan yang lainnya adalah putri bulan”
Meteor yang berdentum dalam hatinya
Meledakkan pedih lebih banyak lagi
Membenamkan satu bintang di matanya
Bersama keping-keping rindu yang ringkih

Belum ada fatamorgana semacam itu sejak dulu
Perempuan itu terpasung hari-hari paling asin
Sebelum akhirnya temannya yang lain datang
Sebuah teleskop di letakkan di tangannya
“Kau akan melihat yang jauh lebih dekat
Gunakan matamu untuk meraba mimpi di kejauhan
Manusia pembuat sejarahnya sendiri di jagat raya”
6 April 2022.
BABAK BARU
Ketabahan-ketabahan mulai diusung oleh waktu
Ke larik-larik napasmu yang kemarin sendu
Dalam embusan nasib lebih biru dari matamu
Sebab ia lebih pusing dari harapan masa lalu
Babak baru diletakkan dalam kepalamu
Segala kemacetan akibat cemas dan kejahatan
Kini didekap benci paling dendam
Jadi kau tak khawatir akan detak masa depan
9 April 2022.
