Justru, di pesantren banyak santri menunggu momentum disuruh-suruh kiainya. Kenapa demikian? Sebab, di pesantren, selain mencari ilmu, setiap santri juga mencari berkah dari kiai atau guru ngajinya. Ilmu dan berkahnya, itulah yang dicari para santri di pesantren. Salah satu berkah itu adalah bisa diperoleh dengan cara taat dan tawadu kepada kiai, dengan mengerjakan apa yang dititahkan oleh para kiai.
Di dalam tradisi pesantren, menyuruh santri melakukan ini-itu, mengerjakan banyak hal yang kelihatannya tidak ada sangkut pautnya dengan proses pembelajaran, dimaksudkan juga sebagai bagian dari pendidikan karakter, pendidikan mental dan spiritual. Hal itu juga sudah dipahami oleh para santri.

Karena, tidak aneh jika para santri selalu mendambakan datangnya momentum untuk disuruh-suruh oleh kiainya; tak lain sebagai bagian dari proses pendidikan spiritual dan media memperoleh berkahnya ilmu. Momentum seperti itu juga menjadi bagian pendidikan bagi santri untuk tidak memiliki rasa sombong dan merasa angkuh terhadap ilmu yang telah diperoleh dari pada pengajian yang ada di pesantren tersebut.

Artikel yang sangat bermanfaat 🙏