Bila Santri Bermain Bulu Tangkis: Tetap Sarungan…

Banyak cara dilakukan santri untuk menjaga stamina tubuh dan menghindari stres berada di lingkungan pondok pesantren di tengah pandemi Covid-19. Ada yang mulai rutin olah raga. Ada pula yang mulai rutin nonton film.

Pengurus Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Jawa Timur, belum lama ini meresmikan Gedung Olah Raga (GOR) Badminton Istora Senajan (bukan Senayan) Arena. Berada di komplek Pondok Pesantren Lirboyo, sarana oleh raga ini pemanfaatannya diresmikan oleh Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo KH An’im Falachuddin Senin (10/08/2020) malam.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Menurut Gus Gus An’im, sapaan KH An’im Falachuddin, para santri Lirboyo terbilang gemar berolah raga, namun sejauh ini belum ada fasilitas olah raga yang memadai. “Alhamdulillah, dengan adanya lapangan badminton ini anak-anak santri kami harapkan bisa semangat berolahraga. Dan ini juga sebagai upaya untuk mendukung program pemerintah memasyarakatkan olah raga dan mengolahragakan masyarakat di masa pandemi Covid-19. Dengan berolah raga yang cukup, imun akan menjadi kuat dan fisik  terjaga sehingga tidak mudah tertular oleh Covid-19,” kata Gus An’im.

Begitu diresmikan, GOR Badminton Istora Senajan ini langsung digunakan dengan menggelar pertandingan persahabatan ganda putra antara para Gawagis melawan tamu undangan dari Disbudparpora Kota Kediri. Dasar santri, bermain badminton pun mereka tetap mengenakan sarung. Inilah perbedaanya dengan bulu tangkis di tempat lain.

Tinggalkan Balasan