“Sehari-harinya anak-anak santri memang bermain selalu memakai sarung, ya ciri khasnya sarungan. Tapi insyaallah tidak mengurangi kelincahan. Tetap bersarung tapi juga tetep bisa lincah berolah raga,” kata Gus An’im.
Terbukti, memang. Meski tetap mengenakan sarung, tidak mengurangi kelincahan gerak para santri dalam bermain badminton. Mereka tetap leluasa, misalnya, melakukan smas, backhand, dan loop. Begitulah santri Pondok Lirboyo saat ini, tetap bersarung dan sehat, sehingga tak mudah terpapar virus Corona.

Rutin Nonton Film
Lain lagi yang terjadi di Pondok Pesantren Al-Ikhsan Beji, Kedungbanteng, Banyumas, Jawa Tengah. Di pesantren belajar tetap muka memang sudah dimulai sejak pertengahan Juli 2020. Karena dalam masa pandemi Covid-19, maka dilakukan pembatasan-pembatasan dalam kegiatan belajar mengajar.
