Cara Santri Ber-NKRI

Santri atau katakanlah pesantren sebenarnya juga banyak dikecewakan oleh negara. Sekian lama negara tidak acuh terhadap keberadaan pesantren. Untungnya, dari awal pesantren mandiri dalam banyak hal. Pilar kehidupannya tidak bergantung pada negara. Namun, nampaknya, jika dibiarkan, negara akan lupa diri. Negara perlu diingatkan. Ini yang dilakukan Kiai Mahfudz Husaini, Pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah, Sumenep, Madura.

Kiai Mahfoudh Husaini, salah satu pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah Sumenep,menurut penuturan Kiai M. Faizi, membuat proposal dan menyerahkan proposal tersebut kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kala berkunjung ke Annuqayah.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Dalam proposal tersebut, Kiai Mahfoudh mendesak agar negara memperhatikan pendidikan pesantren dengan mengucurkan bantuan yang kelak dikenal dengan BOS (Bantuan Operasional Sekolah). Beliau mengingatkan, bahwa bantuan tersebut bukan kebaikan hati negara, melainkan sedikit utang yang harus ia bayar kepada lembaga yang mengorbankan darah demi kemerdekaan bangsa ini.

Tinggalkan Balasan