Catatan Silaturrahmi duniasantri

Ia mencontohkan, kegiatan seperti tilawatil Quran, dibaan, selawatan, pengajian, dakwah dengan cara berpidato, adalah tradisi lisan yang sudah lama berkembang di lingkungan masyarakat muslim. “Dalam kaca mata Barat, ini bukan literasi dan karena itu disentuh penelitian. Harusnya itu juga kita pandang sebagai literasi,” katanya.

Jika contoh-contoh tradisi lisan tersebut juga dianggap sebagai bagian dari tradisi literasi, menurutnya, maka dunia muslim, khususnya kalangan pesantren, terbilang sangat kaya akan tradisi literasi. Karena itu, ia menyarankan agar para kontributor duniasantri.co juga menaruh perhatian khusus pada tradisi lisan yang berkembang di lingkungan pesantren. Tak harus dalam bentuk tulisan, tapi bisa dipublikasi melalui duniasantri.co dalam format lain, misalnya dalam bentuk video.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

“Jangan melulu mengangkat dan menulis isu tentang toleransi dan semacamnya. Lama-lama bosan kita. Itu semua sudut pandang Barat,” katanya.

Dari pemaparan dua nara sumber tersebut tergambar bahwa banyak tradisi literasi yang di lingkungan pesantren yang belum tersentuh oleh para penulis dari kalangan santri sendiri. Banyak mutiara yang belum tergali justru dari tradisi santri itu sendiri.

Tinggalkan Balasan