DALAM KAMAR BERSAMA TUHAN

segala yang berkabung kutabung
segera kupecah dan kutumpah entah ke mana
tentu seorang diri
–serta teman baikku:

Tuhan
yang setia menemani
sembari kuseduhi kopi nanti
agaknya aku tampak congkak:
tidak memberikan air mata dan sok tegar
depan mahkluk Tuhan

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

namun
di sudut-sudut ruang;
selesai sembahyang;
di gelapnya malam;
berisiknya hujan
aku mencuri hening yang tak diketahui

di hadapan Tuhan
aku seperti anak kecil yang menangis, merengek
sesenggukan

aku dipeluk Tuhan
: di kamar sembahyang

2023.

Tinggalkan Balasan