Dari Festival Kitab Kuning 2024 di Banyuwangi

Sebagai bentuk penyederhanaan bahasa, Gus Muchlas menyebutkan jika ilmu wifiq adalah ilmu untuk membuat barcode satu ayat atau surat dalam Al-Qur’an. Melalui perantara barcode tersebut dapat menjadi wasilah kepada Allah agar diberi kelancaran rizki dan ketentraman hidup serta kelancaran dalam bekerja.

Untuk menulisnya pun ada metode dan tata caranya tersendiri. Seperti melihat bulan berapa, tanggal berapa, dan di rasi bintang apa. Karena, menurutnya, apabila salah perhitungan, yang masuk bisa jadi mereka dari golongan jin.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Gus Muchlas kemudian menjabarkan lebih lanjut bahwa azimat/wifiq/rajah pada hakikatnya memiliki daya tarik magnetis yang kuat di alam ghaib. Ibaratnya, seperti perempuan cantik yang jadi incaran golongan makhluk halus tersebut untuk segera dipinang.

Kemudian ia juga menyikapi fenomena salah satu ustaz ruqyah di medsos yang sedikit+dikit menjadikan rajah/azimat/wifiq di kediaman pasien tersebut sebagai biang dari kesialan di tempat itu. Ketika melihat fenomena demikian, Gus Muachlas menanggapi bahwa sebenarnya tidak ada yang salah. Yang salah adalah tidak adanya penelusuran lebih lanjut yang dilakukan oleh ustaz tersebut terkait hal-hal lain yang menyebabkan rumah seorang pasiennya ditempati atau diganggu oleh makhluk dari golongan halus. Belum lagi faktor pasien. Wifiq yang terpasang di dinding tembok jelas-jelas bukan tulisan tangan penulisnya asli, melainkan sablonan dan tentu hal tersebut yang memicu beberapa kemudaratan terjadi disana.

Tinggalkan Balasan