Banyaknya kasus intoleran tidak berbanding lurus dengan tindakan hukum di Indonesia. Banyak pelaku intoleran masih bebas berekspresi di ruang-ruang publik. Menunggu penegak hukum beraksi hanya akan menambah virus intoleransi. Sehingga narasi-narasi heroik perihal semangat kemanusiaan untuk mengutuk perbuatan diskriminatif harus selalu dikampanyekan mulai saat ini.
