Dengan Naskah Drama, Ridho Hafiedz Jadi Sarjana

Dalam presentasinya Ridho menyampaikan bahwa amanat dari naskah ini adalah untuk meningkatkan kesadaran manusia terhadap dampak buruk konsumsi berlebihan dan pentingnya pengelolaan sumber daya alam yang lebih bijaksana. Ia berharap, melalui karya ini, masyarakat dapat lebih peka terhadap tantangan besar yang dihadapi dunia, serta menyadari bahwa krisis pangan bukanlah masalah yang bisa diabaikan.

Ridho yang kelahiran Tangerang Selatan, 23 Mei 2002, ini memang sudah lama akrab dengan dunia teater. Sejak tahun 2021, ia bergabung bersama UKM Teater Syahid di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, yang menjadi wadah eksplorasi dan pengembangan dirinya dalam bidang seni teater.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Aktivitas dan pengalaman kreatifnya selama empat tahun terakhir didapat dari proses belajar pada beberapa kelompok teater kampus di Tangerang Selatan dan Jakarta. Selama berkuliah, Ridho pernah menjadi aktor pada pertunjukan Janger Merah (2021), Dhemit (2022), Monolog Topeng-topeng (2022), Sebagaimana Bilamana Adanya (2023), Dalam Bayangan Tuhan (2023), Mesin Jemaat (2023), dan Makan! (2024). Selain itu pernah menyutradarai beberapa pementasan seperti Dalam Bayangan Tuhan (2023), Monolog Simalakama (2023), dan Millennials 21+ (2024). Ia juga beberapa kali membuat naskah sendiri yang dipentaskan, di antaranya berjudul Bagaimana Kamu Mengenal Dia (2024), Millenials 21+ (2024), dan Makan! (2024).

Sidang akhir tanpa skripsi ini juga mengundang Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Jakarta Profesor Siti Nurul Azkiyah M.Sc., Ph.D. Ia mengapresiasi Program Studi PBSI atas keberhasilan mahasiswa, karena ini merupakan perdana mahasiswa FITK lulus tugas akhir tanpa skripsi.

“Tema yang disampaikan dalam naskahnya tentang makan yang menjadi masalah krusial di negara kita. Bagaimana melalui sastra ini menjadi edukasi bagi generasi berikutnya. Harapannya syiar tentang karya dari mahasiswa PBSI ini bisa disebarkan ke masyarakat. Selamat kepada Ridho Hafidz,” ujarnya dalam sambutannya di ruang sidang FITK.

Tinggalkan Balasan