Dibangun, Pusat Kajian Islam Asia Tenggara Gus Dur 

“Cara dakwah Wali Songo itulah yang ingin diteruskan Gus Dur melalui Pusat Kajian Islam Asia Tenggara, sehingga benar-benar mewujud Islam yang rahmatan lil alamin, bukan yang rahmatan lil muslimin,” tutur Alissa Wahid.

Alissa Wahid juga menjelaskan bahwa Pusat Kajian Islam Asia Tenggara KH Abdurrahman Wahid ini akan menjadi hub pusat-pusat studi atau corner-corner tentang pemikiran Gus Dur di berbagai daerah, baik yang ada di perguruan tinggi maupun di tempat-tempat lain.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengaku bangga di wilayahnya dibangun Pusat Kajian Islam Asia Tenggara ini. Bahkan, jika diperbolehkan, ia justru akan memindahkan pembangunannya di tengah kota Jakarta, bukan pinggiran seperti Ciganjur.

“Tapi karena ini wasiat Gus Dur, ya sudah, saya tak bisa apa-apa. Tapi saya akan memberikan dukungan penuh pembangunannya, karena Pusat Kajian Islam Asia Tenggara akan menjadi kebanggaan tidak saja bagi Jakarta, tapi juga bagi masyarakat Indonesia,” ujar Rano Karno.

Bahkan, Rano Karno juga menjanjikan adanya akses transportasi publik sehingga memudahkan orang untuk datang ke Pusat Kajian Islam Asia Tenggara ini. “Ternyata belum ada jalur transportasi publik masuk ke sini. Nanti akan kami buka,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan