Dua Risalah Penentang Pembaruan Islam di Jambi

Madrasah-madrasah tersebut langsung menjadi tujuan belajar para santri dari seluruh penjuru Jambi dan sekitarnya. Salah satu jebolannya yang ternama adalah Sayid Muhsin al-Musawa yang merupakan pendiri Madrasah Darul Ulum di Mekkah. Sayid Mushin belajar di Sa’adatuddarain sekitar tahun 1919 hingga 1921.

Memasuki dekade 1920-an, madrasah mencapai puncak dari perkembangan empat madrasah tersebut. Melalui jaringan ulama yang terbentuk selama belajar di Mekkah, para ulama Jambi berhasil mengundang sejumlah ulama besar untuk berkunjung bahkan mengajar di Jambi.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Mulanya adalah kedatangan Syekh Mahmud Bukhara pada 1918. Lalu, disusul oleh ulama lainnya seperti Syekh ‘Arif Asy-Syami, Sayid Abdullah Dahlan, Sayid Hasan Yamani, Sayid Muhammad Ali Al-Maliki, Syekh Utsman Sarawak, Syekh Muhammad Al-Ahdali, Syekh Sa’id Yamani, dan Tengku Muhammad bin Mahmud Zuhdi Al-Fatani.

Tidak diketahui dengan pasti apakah semuanya menetap lama di Jambi. Yang pasti, beberapa nama tercatat mengajar bahkan wafat di Jambi, seperti Syekh Mahmud Bukhari yang menjadi mudir Nurul Iman dari 1922 hingga 1927, Syekh ‘Arif Asy-Syami yang juga mengajar beberapa waktu di Nurul Iman.

Nama lainnya yang dipastikan mengajar beberapa waktu adalah Sayid Abdullah Dahlan yang mengajar di Sa’adatuddarain dan Tengku Muhammad bin Mahmud Zuhdi yang mengajar di Sa’adatuddarain hingga wafat pada 1957.

Dengan kualitas guru seperti itu, maka sangat wajar jika madrasah-madrasah tersebut menghasilkan murid yang berkualitas pula. Di antaranya adalah Guru Abdul Majid Ghaffar dan Guru Hasan Anang Yahya.

Ombak Pembaruan dari Tetangga

Jika berbicara ide pembaruan Islam di Sumatera, maka pembicaraan tidak akan jauh dari tanah Minangkabau. Ide pembaruan memasuki Minangkabau bahkan jauh sebelum gembar-gembor pembaruan memasuki kawasan Asia Tenggara secara keseluruhan. Gerakan Paderi yang terjadi pada abad ke-19 telah menandai dimulainya gerakan pembaruan Islam di tanah ini.

Tinggalkan Balasan