Situs web duniasantri.co selama ini setidaknya sudah menjawab semua persoalan itu. Dengan web duniasantri.co, para santri bisa mendapatkan kesempatan yang berharga. Kontributor yang sebagian besar atau mayoritas berasal dari kalangan santri bisa memiliki wadah untuk mengekspresikan segala bentuk pemikiran dan perasaannya melalui beberapa genre, seperti opini, puisi, cerpen, dan humor.
Tentunya hal tersebut merupakan sokongan luar biasa bagi nalar kritis para santri yang memang seharusnya dipresentasikan, salah satunya melalui tulisan. Sekaligus, dengan media yang semoga terus meniti pada puncak karier ini, antar-santri dari lintas kota, pulau, bahkan dari lintas suku, budaya, dan bahasa yang berbeda bisa terkoneksi di sini. Artinya, di media ini, kesempatan yang didapat bukan sekadar kesempatan menulis, melainkan juga bisa menambah relasi dengan berbagai penulis yang sudah memiliki jam terbang tinggi, penulis yang sudah menciptakan buku-buku bagus, penulis yang sudah banyak dikenal melalui karya-karyanya, dan penulis hebat lainnya yang berasal dari berbagai daerah di Nusantara.

Setidaknya ada beberapa hal yang bisa didapatkan dan dirasakan ketika menjadi bagian dari media ini. Pertama, bisa menampakkan eksistensi. Keberadaan santri dan euforia pesantrennya saat ini adalah keniscayaan. Santri tidak lagi dianggap sebagai kaum kolot yang memiliki keterbatasan keilmuan. Lebih dari itu, rupanya santri juga menjadi salah satu elemen penyokong perubahan, utamanya dalam aspek ilmu dan pendidikan.
Dengan media duniasantri, santri bisa lebih giat mengekspresikan diri dengan ekspresinya masing-masing dalam dunia tulisan. Media ini juga dipelopori oleh mayoritas bahkan hampir keseluruhan anggota yang berlatar belakang dunia pesantren. Sehingga, dengan cara demikian, santri akan semakin eksis dengan argumen-argumennya yang segar. Media ini tak pernah alpa dari anggota baru yang terus saja bermunculan, dari yang awalnya puluhan, menjadi ratusan bahkan ribuan. Perlu diingat kembali, seluruh tim redaksi dan nyaris semua anggotanya adalah santri.
