FAJAR DINI HARI

FAJAR DINI HARI

Fajar-fajar begini, terlalu cepat kau bangun
kemarin kau bilang sakit,
sekarang, sibuk bercermin rapi menata topeng.
Topeng yang dibuat tampak kuat,
kecuali kau lupa, topeng lebih tau kau menangis
menangis tanpa tisu.
Hanya menangis darah di sekujur tubuh,
tentu saja, cermin tidak suka kau bangun.
Tidak tahu macam-macam sebenarnya.
Ini kan masih fajar, katamu cermin semakin menyakitkan,
kembalilah bermimpi.
Kau tidak takut lagi bertopeng bukan?
Topeng tidak bermaksud menakut-nakutimu.
Sekadar, memberi tahu sebenarnya.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Batang, 2024.

TOPI MAJIKAN

Dekat gerbang kampus,
mahasiswa bergemuruh, berebut satu titik yang dituju.
Opera kecil, monyet dengan majikannya,
monyet bertopeng, majikan bertopi
mahasiswa menertawai monyet, tidak punya malu,
sebab ia bertopeng.
Si majikan merasa hina menyodorkan
topi ke pinggang mahasiswa.
Di balik topeng, monyet malah iba.
Melihat topeng mahasiswa yang bingung, penuh tanggung jawab,
beban, luka, kacau balau.

Tinggalkan Balasan