Festival Dunia Santri 2026: Workshop Penulisan Kreatif

Secara khusus, workshop ini berfokus pada pengembangan penulisan cerita pendek (cerpen) dan puisi sebagai dua bentuk ekspresi sastra yang paling dekat dengan pengalaman keseharian santri sekaligus memiliki daya jelajah estetika yang luas.

Materi workshop menekankan bahwa karya sastra, khususnya cerpen dan puisi, bukan sekadar bentuk ekspresi artistik, melainkan medium reflektif yang mampu merangkum gagasan, perasaan, dan pengalaman hidup dalam cara yang padat namun bermakna.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Melalui cerpen, realitas dapat diolah menjadi narasi yang hidup dan menggugah, sementara puisi menghadirkan pemadatan bahasa dengan kekuatan imaji, ritme, dan kedalaman rasa. Keduanya menjadi jalan bagi santri untuk menafsirkan dunia—baik yang tampak maupun yang tersembunyi.

Kehidupan sehari-hari—dengan segala dinamika perjuangan, persahabatan, cinta, hingga konflik batin—menjadi ladang inspirasi yang tak pernah habis untuk diolah menjadi cerita maupun puisi.

“Sering kali realitas yang paling dekat justru luput dari perhatian. Melalui cerpen, kita diajak untuk melihat kembali, merasakan ulang, dan memaknai pengalaman hidup secara lebih dalam,” demikian salah satu poin dalam Term of Reference materi workshop.

Tinggalkan Balasan