Firaun Itu Orang Saleh, Lho…

Hal itu diteropong dari kacamata syariat. Andaikata tidak diteropong dengan syariat, maka tidak ada namanya keburukan. Semua baik. Sebab, segala hal hakikatnya adalah baik sebab ia berasal dari al a’yan atstabitah alias berasal dari diri Allah. Ini juga tidak boleh kita ingkari bahwa semua kehendak Allah adalah baik dan pasti baik. Termasuk kehendak mencipta Firaun yang kita anggap lalim tersebut.

Masuk Surga

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Kalau Firaun itu orang saleh, berarti dia akan masuk surga. Jelas, kata Ibnu ‘Arabi. Tetapi surganya beraneka ragam sesuai dengan kadar bentuk kesalehan yang mereka lakukan. Jika diandaikan secara sederhana, kelak akan ada surga bagi orang saleh versi syariat dan juga surga khusus bagi mereka yang saleh karena istikamah di jalan maksiat. Sebab, betapa pun secara syariat setan itu adalah makhluk terkutuk, namun tanpa setan, maka syariat akan sangat kurang berfungsi.

Taufik el-Hakim membuat cerita imajinatif tentang setan yang ingin pensiun sebab jenuh dilaknat manusia. Dia pun mendatangi ulama untuk bertobat. Ulama tak mau. Sebab, jika setan pensiun, siapa lagi yang akan menggoda manusia ke jalan kejelekan. Manusia akan bagus semuanya. Kitab suci akan kehilangan fungsinya sebagai kitab petunjuk kebenaran. Ulama juga akan kehilangan perannya sebagai penyampai kebenaran.

Jadi, betapa terkutuknya setan, dia memiliki peran penting atas suksesnya fungsi syariat. Itu terjadi karena akting setan semata mengikuti skenerio yang dibikin Allah. Begitu pun keburukan yang dibuat Firaun.

Kontroversi

Tinggalkan Balasan