Cabeyan, 2021.
EPISODE MAWAR DAN KUPU-KUPU

di bawah payung langit biru
angin terasa perlu dipertimbangkan
untuk dijadikan sumber kehidupan
atau tuhan bagi yang bernama keringat.
sebab percakapan takkan pernah usai
di bibir pagi:
“sari butuh dihisap dari bibirmu
dengan mulutku yang menjelma
moncong senapan.”
“silakan, kekasih. tapi penuhi
satu permintaanku. bersihkan debu rindu
di pipiku dengan kibasan sayapmu
yang kelabu!”
sunyi terasa sempurna
embun-embun terjeda
di ubun-ubun secarik mega.
kupu-kupu mengecup bibir mawar
debu rindu hilang dengan sendirinya
dan embun jatuh ke pipi dengan sendirinya.
“tugasku sudah selesai, kekasih
aku harus meninggalkan taman ini.”
