Gayeng, Workshop Penulisan Dunia Santri

“Oleh karena itu, redaksi memilih pending tulisan karena konten dan indikator puisi dan cerpen tidak memenuhi syarat minimal yang ditentukan. “Dalam cerpen, misalnya, harus terdapat masalah yang diangkata secra jelas,” katanya berapi-api.

Tak sampai di situ, Alfian Siagan juga menjelaskan bahwa setiap kata dalam puisi tidak ada kaitannya dengan penulis. Karena, penulis puisi bisa dikatakan “mati” seperti kata filosof Roland Barthes, The Author Is Dead. Oleh karena itu, tidak salah ketika puisi Sapardi Djoko Damono yang berbunyi aku ingin mencintaimu dengan sederhana, dengan kata yang tak perlu diucapkan kayu pada api yang membuatnya abu sangat sarat akan tafsir maupun inetrpretasi.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Pada akhir sesi diskusi, Mukhlisin membuka sejumlah pertanyaan seputar materi dan dunia jurnalistik kepada audiens. Ada yang bertanya cara mendialogkan teori dengan realita, ada yang bertanya bagaimana solusi jika di tengah proses menulis tiba-tiba ide berhenti dan hilang, dan bagaimana efek dari membaca buku. Semuanya direspons dan dijawab secara jelas dan gamblang oleh nara sumber.

“Ke depannya, saya berharap tulisan para santri di website ini semakin berkualitas dan beragam, berkualitas dan menarik dibaca oleh khalayak umum,” ungkapnya sambil menutup acara telekonferensi.

Tinggalkan Balasan