GUGUR PUISI

MENCARI JALAN PULANG

Pada langkah yang seterusnya
Aku berharap kaumasih menjadi
Rumah walau alamat sudah menua
Namun terlihat masih seperti semula

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Kususuri sekian banyak langkah
Di lorong-lorong masa
Yang sempat menjadikanku
Sebagai kisah
Tentang tawa yang usang
Atau sekadar canda yang tinggal kenang:

“Nek aku pulang,sudah lama aku
Tak mencium bunga tanganmu
Apakah dari dulu waktu membantumu
Untuk tidur dengan nyenyak?
Bersama doa-doa yang kukirim
Namun tak seberapa”

Rumah kedua.

Tinggalkan Balasan